IKN Nusantara Menuju 100% Energi Terbarukan: PLN Siap Wujudkan Kota Hijau yang Berkelanjutan


Jakarta, 21 Agustus 2024 - Ibu Kota Nusantara (IKN) kini semakin mantap untuk menjadi simbol komitmen Indonesia dalam menerapkan energi terbarukan yang berkelanjutan. Pemerintah, melalui berbagai inisiatif dan dukungan penuh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), menargetkan bahwa seluruh kebutuhan listrik di IKN akan dipenuhi oleh energi baru terbarukan (EBT). Proyek ambisius ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga menempatkan IKN sebagai salah satu kota hijau dan futuristik terdepan di dunia.

Proses pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada November 2022. PLTS ini dibangun di wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dan diharapkan rampung pada Mei 2024. Proyek ini merupakan salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh listrik di IKN berasal dari sumber energi bersih, seperti tenaga surya dan tenaga air.

PLN, sebagai tulang punggung kelistrikan nasional, telah menyatakan komitmennya untuk mendukung transformasi IKN menjadi kota berbasis energi terbarukan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa listrik yang digunakan untuk menyuplai IKN 100 persen bersumber dari energi baru terbarukan (EBT), mengingat IKN telah disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN dengan berkapasitas 10 Megawatt (MW). Sehingga baik dari sisi hulu sampai dengan hilir menggunakan energi bersih. "Listriknya adalah listrik hijau dengan teknologi yang sangat canggih sesuai dengan konsep green, smart, dan beautiful. Semua ini adalah suatu sistem kelistrikan yang betul-betul berorientasi pada masa depan,"ujarnya.

Darmawan Prasodjo menambahkan, “Kami berdiskusi dengan Otoritas IKN, dan kebutuhannya diperkirakan meningkat hingga 1.000 MW pada tahun 2030. Kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada di sekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN. Artinya, kami membangun suatu ekosistem yang hijau untuk IKN,” papar Darmawan​ (RuangEnergi).

Selain itu, PLN juga akan mengembangkan renewable energy zone yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi tetapi juga sebagai pusat riset, pusat bisnis, dan inovasi energi terbarukan di Indonesia. Zona ini akan menjadi ekosistem besar yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai mitra nasional maupun internasional​ (RuangEnergi).

Dengan seluruh langkah ini, pemerintah dan PLN optimis bahwa IKN Nusantara akan menjadi contoh nyata kota hijau dan cerdas yang mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Dengan penggunaan 100% energi terbarukan, IKN diharapkan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dan dunia dalam hal keberlanjutan dan inovasi teknologi​ (RuangEnergi).

Lebih baru Lebih lama