Mamuju, 17 Februari 2025– Dalam rangka membahas kondisi kelistrikan di Kabupaten Mamasa, Anggota DPRD Sulawesi Barat Dapil Mamasa, Pak Fredi Boy, bersama perwakilan Dinas ESDM Sulbar, Pak Farid Asyhadi dan Pak Qomaruddin Kamil, melakukan kunjungan kerja ke PLN UP2K Provinsi Sulawesi Barat. Kunjungan ini disambut langsung oleh Manager PLN UP2K Sulbar, Pak Izbet Alighorky, serta jajaran tim konstruksi dan perencanaan listrik desa (lisdes), yaitu TL Konstruksi Lisdes Hushardi Husain dan TL Perencanaan Lisdes Alfian Izzah Alfaizin dan Senior Technician Lisdes Muh. Djajadi.
Dalam pertemuan tersebut, Pak Fredi Boy menyampaikan beberapa persoalan terkait jaringan listrik di Mamasa yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, di antaranya:
Perluasan Jaringan Listrik di Dusun Pasangkalua, Desa Sepang, Kecamatan Messawa, yang saat ini membutuhkan pembangunan jaringan tambahan agar masyarakat bisa menikmati listrik secara optimal.
Masalah Drop Tegangan di Dusun Timbaang, Desa Bujung Manurung, Kecamatan Mambi, yang kemungkinan besar membutuhkan tambahan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) guna memastikan stabilitas pasokan listrik bagi warga setempat.
Pembangunan Jaringan Lisdes ke Baruru, yang menurut kajian teknis, lebih efektif dilakukan melalui jalur Pangandaran guna meningkatkan efisiensi pembangunan dan distribusi listrik.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN UP2K Sulbar, Pak Izbet Alighorky, menyatakan komitmennya untuk melakukan kajian lebih lanjut serta menyiapkan langkah strategis guna menindaklanjuti kebutuhan listrik di wilayah Mamasa. Tim teknis PLN UP2K akan melakukan survei lapangan guna memastikan solusi terbaik bagi daerah yang mengalami kendala pasokan listrik.
"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan mendukung peningkatan infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil. Masukan dari para pemangku kepentingan sangat berharga dalam merencanakan pembangunan jaringan listrik yang lebih merata di Sulawesi Barat," ujar Izbet.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program elektrifikasi di Mamasa dan wilayah sekitarnya, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat listrik secara optimal guna mendukung aktivitas ekonomi dan sosial mereka.
