PLN dan Dinas Kehutanan Sulbar Lakukan Survei Pembangunan Listrik Pedesaan di Hutan Lindung Tapango



Tapango, Polewali Mandar – Dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik pedesaan di daerah terpencil, tim gabungan dari PLN UP2K Sulawesi Barat, PLN ULP Wonomulyo, dan Dinas Kehutanan Sulbar melakukan survei untuk pembangunan jaringan listrik pedesaan (Lisdes) di Dusun Tiga, Desa Kurra, Kecamatan Tapango, pada Kamis (31/10). Survei ini merupakan langkah awal dari pengembangan jaringan listrik di kawasan hutan lindung, wilayah yang membutuhkan perhatian khusus dalam penentuan jalur kabel atau Right of Way (ROW).

Alfian, selaku Team Leader Perencanaan Lisdes UP2K Sulbar, bersama Fahmi, Manajer PLN ULP Wonomulyo, memimpin langsung survei ini guna memahami kondisi lapangan. Dalam prosesnya, mereka berkoordinasi dengan pihak Dinas Kehutanan untuk memastikan proyek ini tetap memperhatikan aspek konservasi hutan lindung yang berada dalam wilayah proyek. Dukungan legislatif turut hadir melalui kehadiran anggota DPRD Sulawesi Barat, Irfan Fahri Putra, S.I.Kom, yang hadir untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai regulasi dan tidak mengganggu kelestarian kawasan.

Alfian menyatakan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat akan listrik dan pelestarian lingkungan. "Kami mengedepankan prinsip berkelanjutan dalam proyek ini. Survei ROW yang kami lakukan bersama Dinas Kehutanan dan anggota DPRD bertujuan mencari solusi yang tidak merusak kawasan lindung, namun tetap bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat," ujar Alfian.

Irfan Fahri Putra, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini selama tetap memperhatikan tata kelola lingkungan yang baik. "Sebagai wakil rakyat, saya mendukung penuh proyek ini," ujar Irfan. Ia menambahkan bahwa kerjasama lintas instansi ini merupakan langkah yang baik untuk memastikan seluruh aspek teknis dan legal berjalan sesuai prosedur.

Program Lisdes ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Desa Kurra, yang selama ini kesulitan mengakses listrik. Kehadiran listrik di desa ini akan membantu dalam berbagai bidang, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah dan PLN berupaya agar pembangunan listrik di kawasan hutan lindung ini berjalan sesuai aturan tanpa mengganggu keberlanjutan lingkungan.

Dengan terus memperkuat sinergi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat, proyek ini diharapkan dapat menghadirkan listrik di Dusun Tiga secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, memberikan akses energi yang adil bagi seluruh masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil.

Lebih baru Lebih lama